Archive for April 2016
CINTA DALAM DOA
By : Bang Adhel
Oleh
Iphoenk Novel


Aku pernah mencintaimu
Mengemis untuk mendapat balasan cintamu
Tanpa aku sadari
Telah kurendahkan diriku di hadapanmu dan di hadapan tuhanku
Betapa bodohnya aku dulu
Yang menyerahkan rindu pada cinta selain tuhanku
Karenamu
Aku lupa bahwa cinta sesama baiknya cukuplah sekedarnya saja
Jangan melebihi cinta yang hakiki
Jangan mengalahkan cinta yang sejati
Cinta dalam doa
İtu cinta yang indah
Bukankah cinta yang islami
İalah cinta yang mendekatkan kita pada ridho ilahi
Cinta yang mengubah nafsu menjadi pahala
Cinta yang menuntun kita menuju surganya
Untuk bidadari yang kini masih tersembunyi
Kan ku buktikan cintaku melalui caraku
Kan ku dekatkan diri melalui doaku
Karena dalam doa
Kuceritakan seluruh cintaku kepada dzat yang menciptakan cinta
Tag :
Puisi,
PENYESALAN
By : Bang Adhel
Oleh Niken R
Tatkala senja tiba
Tatkala senja tiba
Inilah saatnya perenungan
Dan penyesalan akan datang dengan sendirinya
Sesal yang tiada guna
Manusia memang tidak sempurna
Banyak salah dan dosa
Kadang, apa yang kita anggap benar
Ternyata salah
Semua tidak luput dari kesalahan
Tapi...
Apakah kesalahan itu akhir dari segalanya ?
Tidak...
Karna sefatal apapun salah itu
Tuhan Maha Pengampun
Tobat...
Dan temukan jalan yang lebih baik
Jalan untuk kembali pada-Nya
Dan sambut esok dengan penuh rasa syukur
Atas nikmat-Nya yang tak terhingga
***
Tag :
Puisi,
SEINDAH APAKAH CINTA ?
By : Bang AdhelOleh
Enal Chikenzhu
Kamu tanya padaku ...
Seindah apakah cinta ?
Bulan tak mampu menjelaskannya,
diriasnya bumi dan ombak di telaga dengan cahaya perak purnama,
belum cukup menyebutnya surga ...
Kamu tanya padaku ...
Seputih apakah cinta ?
Melati hanya tertunduk tanpa kata,
Kelopak - kelopak mungilnya hanya mampu mengabdi di lekuk tubuhmu,
Menyengatkan wangi pada peluk ciummu ..
Kamu tanya padaku ...
Sedalam apakah cinta ?
Tujuh lautan tak berani kasih jawaban,
Hanya dengan terjun ke palung hatiku kamu akan tahu ...
Di kedalaman mana pun hatiku berhiaskan nama indahmu ...
Tag :
Puisi,
AKU UNTUK DIA
By : Bang Adhel
Oleh
Theresia Rosario Sia Malen
Mencoba mengukir mimpi
Mencoba membuka pintu hatimu
Mencoba mengukir cinta
Mencoba mengisi memori cintamu
Aku selalu ada untuk dia
Aku selalu hadir dalam langkah-langkah hidupnya
Aku selalu setia bersama dia
Tapi mengapa dia pergi hanya dengan orang lain
Aku tak sanggup lagi
Aku tak mampu lagi
Aku ingin pergi dari hidupmu
Tapi,aku selalu untuk dia
Tag :
Puisi,
RINDU AKAN HADIRMU
By : Bang Adhel
Oleh Sumiyati
Hari yang tak pernah aku bayangkan akhirnya datang juga
Oh..mengapa..
mengapa aku begitu sakit rasanya hati ini
Mengapa aku begitu berat melupakanmu..
Mata,hati dan bibirku tiba-tiba menjadi kaku
Oh..entah apa yang terjadi dengan dirimu
Tiba-tiba kau pergi meninggalkan aku
Disaat aku sedang sayang-sayangnya
Disaat aku merasakan nyaman bersamamu
Tuhan aku mohon tangguhkan lah perpisahan ini
Kalau memang harus berpisah,
Mengapa berjumpa,
Dengan awal yang bahagia,
Dan berakhir merana..
Ya tapi aku pun tak bisa menyalahkan mu
Aku tau kita berpisah bukan karena salahmu..
Bukan karena salahku..,
Tetapi kita tiada berdaya..
Tapi aku percaya akan kekuasaan Tuhan..
Ya Tuhan mungkin punya rencana lain,
Untuk aku dan untuk kamu..
Yang terbaik untuk kita..
Ya walaupun perih batin ini,
Tapi hati ini tak akan berhenti tuk merindukanmu
Ya,ya..aku merindukan kamu yang jauh disana
Aku disini tak akan menyerah tuk tetap menjalani hidupku,
Meski tanpa mu..
Aku mengalah dan tetap tersenyum tegar..
Meski rinduku semakin dalam dan menyiksakku..
Aku akan berusaha untuk menahan gejolak rindu hati ini..
Dan selalu mendoakanmu dari jauh..
Agar kamu sukses mencapai impianmu..
Doaku selalu untuk kebahagiaan kita,
Dan semoga Tuhan mengabulkan nya,Aamiin..
Tag :
Puisi,
APA SALAH KU
By : Bang Adhel
Oleh Muhammad Ayub Qodri
Aku tak tahu
Setiap pandangan mu
Penuh makna benci kepada ku
Setiap kata kata mu
Menggores dalam di hati ku
Aku tak tahu
Di mana sikap baik mu
Yang membuat hati ku luluh
Di mana janji mu
Untuk selalu menemaniku
Di setiap sedih dan senang ku
Aku tak tahu
Di mana kata kata bijak mu
Yang selalu memotivasi ku
Yang selalu menasehati ku
Dan membuat ku untuk bersabar
Kini
Aku tak tahu
Mengapa
Sikap baik mu berubah
Bagai kau telah membenci ku
Kata kata bijak mu
Bagai pisau menyayat hati ku
Janji dan kenangan ku bersama mu
Begitu banyak dan tak mungkin ku lupakan
Aku tak tahu
Apa kau selama ini
Hanya bersandiwara kepada ku
Apa kau selama ini
Hanya memakai topeng
Untuk menutupi sikap mu
***
Tag :
Puisi,